Senin, 02 Juli 2012

MAKALAH BASIS DATA (MYSQL,XAMPP)








2012

TUGAS AKHIR SEMESTER

Oleh : EKO PRASETYO (201043501197-S4N)




 Makalah system basis data


 



[XAMPP, MySQL, contoh terapan dalam perusahaan]
dOSEN  : nAHOT FRASTIAN,S.KOM
UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
JL. Nangka No. 58C Tanjung Barat, Jakarta selatan
Telp./Fax. (021) 7808718 - 78835283

 
Kata Pengantar

Asalamu alaikum wa rahmatullohi wa barokatu,
MySQL merupakan software database open source yang paling populer di dunia, dimana saat ini digunakan lebih dari 100 juta pengguna di seluruh dunia.Dengan kehandalan, kecepatan dan kemudahan penggunaannya, MySQL menjadi pilihan utama bagi banyak pengembang software dan aplikasi baik di platform web maupun desktop. Pengguna MySQL tidak hanya sebatas pengguna
perseorangan maupun perusahaan kecil, namun perusahaan seperti Yahoo!, Alcatel‐Lucent, Google, Nokia, Youtube, Wordpress dan Facebook juga  merupakan pengguna MySQL. MySQL pertama kali dibuat dan dikembangkan di Swedia, yaitu oleh David Axmark, Allan Larsson dan Michael "Monty" Widenius. Mereka mengembangkan MySQL sejak tahun 1980‐an. Saat ini versi MySQL yang sudah stabil mencapai versi 5x, dan sedang dikembangkan versi 6x. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat di situs resmi MySQL1.Dengan ini mencoba membahas MySQL secara praktis, disajikan secara terstruktur dan disertaicontoh‐contoh dan latihan untuk membantu pemahaman.makalah ini diharapkan dapat membantu Anda mengetahui dasar  MySQL dan XAMPP. makalah ini sangat cocok bagi Anda yang baru mempelajari MySQL maupun bagi Anda yang ingin lebih memperdalam MySQL ataupun XAMPP sebagai salah satu software database terkemuka saat ini. makalah ini terbagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama merupakan bagian xampp yang membahas mengenai penjelasan singkat xampp dan juga langkah instalasi xampp serta software pendukung lainnya. Bagian kedua adalah Dasar‐dasar MySQL yang menjelaskan mengenai perintah‐perintah dasar dari MySQL termasuk fungsi‐fungsi di dalam MySQL berserta cara install nya. Pada bagian ketiga dipaparkan mengenai penggunaan database dalam sebuah bank yang mencangkup data nasabah,rekening, dan cabang, dimana pada bagian ketiga ini juga di paparkan query untuk menampilkan sejumlah data dari database relation.







Daftar isi

Kata pengantar ...........................1
Daftar isi.............................................2

Bab IDasar – dasar XAMPP
1.       pendahuluan ....................................3
2.       pembahasan ....................................5
Bab IISekilas tentang MySQL
1.       pendahuluan ....................................17
2.       pembahasan ....................................32
Bab IIIpenggunaan Database dalam perusahaan (Bank)
1.       pembahasan ....................................38
Penutup ..............................................45
Daftar pustaka ..............................46
Tentang Penulis ............................47




Bab I
Dasar-dasar XAMPP
1. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
PHP merupakan salah satu dari web programming yang ada saat ini, kita dapat memperoleh source installasi PHP ini dari http://www.php.net.Untuk mulai mengunakan bahasa pemrograman PHP ini kita perlu menginstall sebuah web server pada komputer kita, Apache merupakan salah satu web server yang ada saat ini dan dapat kita gunakan bersama PHP, Apache web server bisa didapatkan secara gratis dari web resmi mereka di http://www.apache.org.
Dan apabila ingin mengunakan database server, kita perlu menginstall MySQL, untuk database server ini dapat kita download dari web resmi mereka di http://www.mysql.com.Secara konvensional kita perlu menginstall ketiga aplikasi diatas secara terpisah. Hal akan merepotkan untuk para penguna awam yang ingin mulai mengunakannya, atau mungkin bisa membuat frustasi diawal proses installasi dan kemudian tidak melanjutkannya dan tidak jadi belajar mengunakan PHP
Untuk mempermudah proses installasi ketiga produk tersebut secara instant kita dapat mengunakan XAMPP, dengan bantuan paket XAMPP ini kita dapat secara mudah menginstall Apache, PHP, MySQL dan beberapa aplikasi tambahan lainnya dengan sekali proses.
Pada versi XAMPP terbaru saat Artikel ini ditulis juga telah disertakan fasilitas pilihan untuk berpindah versi PHP4 dan PHP5 yang telah di installasi secara instant sebelumnya, sehingga kita tidak perlu repot memikirkan konfigurasi kedua versi PHP tersebut karena XAMPP yang akan mengaturnya untuk kita. Yang terakhir dan terpenting XAMPP ini bersifat freeware atau gratis untuk digunakan, kita dapat mempolehnya dari http://www.apachefriends.org.
XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program,XAMPP adalah kepanjangan yang masing-masing hurufnya adalah :
X : Program ini dapat dijalankan dibanyak sistem operasi,seperti Windows, Linux, Mac OS, dan juga Solaris.
A : Apache, merupakan aplikasi web server. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat web. Jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan,maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan
M : MySQL, merupakan aplikasi database server. Perkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari Structured Query Language.SQL merupakan bahasa terstruktur yang digunakan untuk mengolah database.MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya.Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada dalam database.
P : PHP, bahasa pemrograman web. Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis.Sistem manajemen basis data yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQl.namun PHP juga mendukung sistem manajement database Oracle, Microsoft Access, Interbase, d-base, PostgreSQL, dan sebagainya.
P : Perl adalah bahasa pemrograman untuk segala keperluan, dikembangkan pertama kali oleh Larry Wall di mesin Unix. Perl dirilis pertama kali pada tanggal 18 Desember 1987 ditandai dengan keluarnya Perl 1. Pada versi-versi selanjutnya, Perl tersedia pula untuk berbagai sistem operasi varian Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
1.2.Sejarah singkat XAMPP
XAMPP merupakan pengembangan dari LAMP (Linux Apache, MySQL, PHP and PERL), XAMPP ini merupakan project non-profit yang di kembangkan oleh Apache Friends yang didirikan Kai 'Oswalad' Seidler dan Kay Vogelgesang pada tahun 2002, project mereka ini bertujuan mempromosikan pengunaan Apache web server.
1.3. Rumusan Masalah
            1. Pengertian XAMPP
            2. Fungsi XAMPP
            3. MATERI XAMPP yang sering digunakan
1.4.  Tujuan
            1. Untuk mengetahui lebih dalam dan luas tentang XAMPP
            2. Untuk mengetahui XAMPP




2. PEMBAHASAN
2.1. PENGERTIAN XAMPP
XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak system oprasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket.Dengan menginstall XAMPP maka tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP dan MySQL secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengkonfigurasikannya secara otomatis untuk anda atau auto konfigurasi.
XAMPP merupakan salah satu paket installasi Apache, PHP dan MySQL instant yang dapat kita gunakan untuk membantu proses installasi ketiga produk tersebut.Selain paket installasi instant XAMPP versi 1.6.4 juga memberikan fasiltias pilihan pengunaan PHP4 atau PHP5.Untuk berpindah versi PHP yang ingin digunakan juga sangat mudah dilakukan dengan mengunakan bantuan PHP-Switch yang telah disertakan oleh XAMPP, dan yang terpenting XAMPP bersifat free atau gratis untuk digunakan.
Dukungan terhadap pemrograman berbasis obyek (object oriented programming/OOP) ditambahkan pada Perl 5, yang pertama kali dirilis pada tanggal 31 Juli 1993.Proyek pengembangan Perl 6 dimulai pada tahun 2000, dan masih berlangsung hingga kini tanpa tanggal yang jelas kapan mau dirilis. Ini dikatakan sendiri oleh Larry Wall dalam satu pidatonya yang dikenal dengan seri The State of the Onion. Dua di antara karakteristik utama Perl adalah penanganan teks dan berbagai jalan pintas untuk menyelesaiakn persoalan-persoalan umum.Perl sangat populer digunakan dalam program-program CGI (Common Gateway Interface) dan berbagai protokol Internet lainnya.Seperti diketahui, TCP/IP sebagai basis bagi semua protokol Internet yang dikenal sekarang ini menggunakan format teks dalam komunikasi data.Seperti juga bahasa populer lainnya, Perl menerima banyak kritikan.Meski banyak di antaranya hanya berupa mitos, atau berlebih-lebihan, tapi terdapat juga sejumlah kritikan yang valid. Salah satunya adalah, sintaksnya susah dibaca, karena banyak menggunakan simbol-simbol yang bukan huruf dan angka.
·          Bagian Penting dari XAMPP
Mengenal bagian XAMPP yang biasa digunakan pada umumnya:htdoc adalah folder te mpat meletakkan berkas-berkas yang akan dijalankan, seperti berkasPHP, HTML dan skrip lain. phpMyAdmin merupakan bagian untuk mengelola basis data MySQL yang ada dikomputer.  Kontrol Panel yang berfungsi untuk mengelola layanan service XAMPP. Seperti menghentikan stop layanan, ataupun memulai start.ISI dari XAMPP yaiut Apache, PHP, MySQL dan perl.
XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket.Dengan menginstall XAMPP maka tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP dan MySQL secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengkonfigurasikannya secara otomatis untuk anda atau auto konfigurasi. Versi XAMPP yang ada saat ini adalah Versi 1.4.14 atau yang terbarunya anda bisa download pada http://www.apachefriends.org/en/xampp-window.html.
Software XAMPP versi ini terdiri atas:
a. Apache versi 2.0.54
b. MySQL versi 4.1.12
c. PHP versi 5.0.4
d. phpMyAdmin versi 2.6.2-p11 dan lain-lain

web server tersebut mari kita mengenalnya lebih dekat satu per satu .
1.       Mengenai APACHE
Apache sudah berkembang sejak versi pertamanya.Sampai saat ditulisnya artikel ini versi terakhirnya yang ada yaitu Apache ver 2.0.54.Apache bersifat open source, artinya setiap orang boleh menggunakannya, mengambil dan bahkan mengubah kode programnya.
Tugas utama apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada peminta, berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat halaman web.Jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan, maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan.

2.       Mengenai PHP
Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman untuk mebuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis.PHP dapat dijalankan pada berbagai macam Operating System (OS), misalnya Windows, Linux dan Mac OS.Selain Apache, PHP juga mendukung beberapa web server lain, misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS dan lain-lain.
Seperti pernah disinggung sebelumnya bahwa PHP dapat memanfaatkan database untuk menghasilkan halaman web yang dinamis.Sistem manajemen database yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQL.Namun PHP juga mendukung system manajemen Database Oracle, Microsoft Acces, Interbase, d-Base, PostgreSQL dan sebagainya.
Hingga kini PHP sudah berkembang hingga versi ke 5. PHP 5 mendukung penuh Object Oriented Programing(OOP), integrasi XML, mendukung semua ekstensi terbaru MySQL, pengembangan web services dengan SOAP dan REST, serta ratusan peningkatan kemampuan lainnya dibandingkan versi sebelumnya. Sama dengan web server lainnya PHP juga bersifat open source sehingga setiap orang dapat menggunakannya dengan gratis.

3.       Mengenai MySQL
Pperkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari Structured Query Language.SQL merupakan bahasa terstruktur yang khusus digunakan untuk mengolah database.SQL pertama kali didefinisikan oleh American National Standards Institute (ANSI) pada tahun 1986.MySQL adalah sebuah sistem manajemen database yang bersifat open source.MySQL adalah pasangan serasi dari PHP.MySQL dibuat dan dikembangkan oleh MySQL AB yang berada di Swedia.
MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengola database beserta isinya.Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah dan menghapus data yang berada dalam database.MySQL merupakan sisitem manajemen database yang bersifat at relational. Artinya data-data yang dikelola dalam database akan diletakkan pada beberapa tabel yang terpisah sehingga manipulasi data akan menjadi jauh lebih cepat. MySQL dapat digunakan untuk mengelola database mulai dari yang kecil sampai dengan yang sangat besar.MySQL juga dapat menjalankan perintah-perintah Structured Query Language (SQL) untuk mengelola database-database yang ada di dalamnya.Hingga kini, MySQL sudah berkembang hingga versi 5. MySQL 5 sudah mendukung trigger untuk memudahkan pengelolaan tabel dalam database.

4.       Mengenai PHPMyAdmin
Pengelolaan database dengan MYSQL harus dilakukan dengan mengetikkan baris-baris perintah yang sesuai (command line) untuk setiap maksud tertentu.Jika anda ingin membuat database, ketikkan baris perintah yang sesuai untuk membuat database.Jika kita ingin menghapus tabel, ketikkan baris perintah yang sesuai untuk menghapus tabel.Hal tersebut tentu cukup menyulitkan karena kita harus hafal dan mengetikkan perintahnya satu persatu.

Banyak sekali perangkat lunak yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola data base dalam MySQL, salah satunya adalah phpMyAdmin. Dengan phpMyAdmin kita dapat membuat tabel, mengisi data dan lain-lain dengan mudah tanpa harus hafal perintahnya. Untuk mengaktifkan phpMyAdmin langkah-langkahnya adalah : yang pertama setelah XAMP kita terinstall, kita harus mengaktifkan web server Apache dan MySQL dari control panel XAMPP. Yang kedua, jalankan browser kesayangan Anda (IE, Mozilla Firefox atau Opera) lalu ketikkan alamat web berikut : http://localhost/phpmyadmin/ pada address bar lalu tekan Enter. Langkah ketiga apabila telah nampak interface (tampilan antar muka) phpMyAdmin anda bisa memulainya dengan mengetikkan nama database, nama tabel dan seterusnya.

2.2 Detail paket pada XAMPP
Berikut detail paket installasi yang disertakan pada XAMPP 1.6.4 yang digunakan pada artikel ini:
•     Apache 2.2.6
•     MySQL 5.0.45
•     PHP 5.2.4 + PHP 4.4.7 + PEAR
•     PHP-Switch win32 1.0
•     XAMPP Control Version 2.5 from www.nat32.com
•     XAMPP Security 1.0 
•     SQLite 2.8.15
•     OpenSSL 0.9.8e
•     phpMyAdmin 2.11.1
•     ADOdb 4.95
•     Mercury Mail Transport System v4.01b
•     FileZilla FTP Server 0.9.23
•     Webalizer 2.01-10
•     Zend Optimizer 3.3.0
•     eAccelerator 0.9.5.2 for PHP 5.2.4 

2.3  Proses Installasi XAMPP
XAMPP menyediakan beberapa paket yang bisa diperoleh darihttp://www.apachefriends.org, pada artikel ini saya mengunakan Basic Package. Berikut langkah-langkah proses installasi XAMPP:
1.       Jika belum memiliki file installasi, download file installasi tersebut dari web berikut
http://www.apachefriends.org atau http://sourceforge.net/projects/xampp/
2.       Setelah selesai mendownload file installasi, jalankan file tersebut dengan klik 2 kali (doubleclick) file tersebut.
3.       Pertama saat file installasi dijalankan kita diminta untuk memilih bahasa yang ingin digunakan saat proses installasi, setelah selesai memilih bahasa yang akan digunakan tekan tombol Next.

4.       Selanjutnya akan muncul welcome screen yang berisi informasi tentang versi yang akan kita install, disini kita diminta untuk menutup terlebih dahulu program-program yang sedang aktif selama proses installasi, jika sudah tekan tombol Next.

5.       Berikutnya kita diberikan kesempatan untuk memilih lokasi program akan diinstall, secara default XAMPP akan di install pada folder C:\xampp.

6.       Selanjutnya akan ditampilan pilihan-pilihan fasiltias yang ada, disini terdapat pilihan untuk mengaktifkan Apache, MySQL dan Filezilla sebaga sebuat service, jika anda mengunakan sistem operasi windows NT/2000/XP/Vista kita dapat mengunakan ketiga fasilitas tersebut sebagai sebuah service, namun jika mengunakan windows 9x fasiltias ini tidak dapat digunakan karena windows 9x tidak mendukung fasilitas tersebut.

            7.       Berikutnya XAMPP akan melakukan installasi program pada komputer anda.
 
8.       Setelah selesai melakukan installasi pada komputer anda akan muncul sebuah pesan yang memberitahukan proses berhasil dilakukan seperti gambar 6 dibawah ini.

9.       Selanjutnya XAMPP akan langsung mencoba menjalankan hasil installasi dan melakukan konfiguasi tambahan yang diperlukan, jika anda mengunakan windows XP SP2/Vista kemungkinan akan muncul form security report seperti gambar 7 yang meminta konfirmasi apakah program benar akan dijalankan? Karena memang benar kita menjalankan program tersebut maka pilih tombol UNBLOCK pada form konfirmasi yang muncul tersebut.
10.   Berikutnya akan muncul pesan jika konfigurasi installasi servcei selesai dilakukan.

 
 Gambar 8
Informasi Konfigurasi Service selesai dilakukan
          11.   Dan selanjutnya akan ditanyakan apakah kita ingin menbuka XAMPP Control Panel setelah selesai installasi ini.

Gambar 9
Konfirmasi menjalankan XAMPP Control Panel
12. Jika pada pilihan sebelumnya kita memilih untuk menjalankan XAMPP Control panel maka secara automatis XAMPP control panel akan ditampilkan, form control panel XAMPP seperti gambar 10 dibawah ini, dari control panel ini kita dapat mematikan atau menjalankan service yang telah terinstall.
Gambar 10
Konfirmasi menjalankan XAMPP Control Panel
Sampai disini proses installasi Apache, PHP dan MySQL di komputer kita telah selesai dan siap untuk digunakan. Untuk mencoba hasil installasi bukalah browser yang ada di komputer anda kemudian pada address bar ketikan http://localhost atau http://127.0.0.1 kemudian tekan enter untuk membrowse dan mencoba apakah webserver telah bisa digunakan. Jika sukses maka akan muncul tampilan awal welcome screen XAMPP seperti gambar 11 dibawah ini. 
Gambar 11
Welcome screen XAMPP
Pada bagian kiri welcome screen XAMPP ini terdapat link fasilitas-fasiltias yang telah terinstall, untuk mencoba fasiltias-fasilitas tersebut kita cukup mengklik link yang ada.
Berikut sedikit penjelasan untuk sebagian link yang ada :

PHPINFO
Fasilitas untuk menampilkan konfigurasi setting php yang telah dilakukan oleh XAMPP, semua setting PHP ini masih dapat dirubah sesuai keperluan dengan mengedit file PHP.INI yang tersimpan pada file folder yang tercatat di phpinfo().

 
Gambar 12
XAMPP – phpinfo()

phpMyAdmin
phpMyAdmin merupakan webbase control panel untuk MySQL yang telah terinstall didalam komputer kita, dari sini kita dapat membuat/memodifikasi/menghapus database dan table data yang ada pada MySQL kita.
Gambar 13
phpMyAdmin
ADODB
Fasilitas ini merupakan sebuah API (Application Programming Interface) yang membantu kita berkomunikasi dan mengunakan berbagai format database selain MySQL, saat artikel ini ditulis ADODB mensupport beberapa format database antara lain MySQL, Oracle, Microsoft SQL Server, Sybase, Sybase SQL Anywhere, Informix, PostgreSQL, FrontBase, Interbase (Firebird and Borland variants), Foxpro, Access, ADO and ODBC.
Untuk yang telah terbiasa mengunakan ADO atau ADOBC pada pemrograman desktop windows mungkin akan cepat terbiasa dengan ADODB ini dalam pemrograman database dengan PHP. Informasi lengkap tentang pengunaan ADODB bisa dilihat pada web resmi ADODB di link berikut http://adodb.sourceforge.net/
Fasiltias-fasiltias lain yang diberikan oleh XAMPP bisa anda explore dari link yang ada pada bagian kiri welcome screen, disana juga disertakan beberapa Demo aplikasi web base yang ditulis dengan PHP.

CATATAN:
Secara default Apache web server akan berjalan pada PORT 80, dan tidak dapat digunakan bersamaan dengan web server lain yang mengunakan port yang sama. Untuk itu pastikan IIS sebagai web server default pada windows tidak aktif saat anda mengunakan Apache, atau anda dapat merubah default port dari IIS atau webserver lain jika ingin menjalankan bersamaan dengan Apache.


Root folder XAMPP
Setelah terinstall dan berjalan dan dengan baik, untuk mencoba menambahkan file-file project PHP yang kita buat cukup meletakan file tersebut pada root folder apache yang berada pada folder htdocs yang terdapat pada folder XAMPP terinstall. Secara default folder tersebut terdapat pada C: \XAMPP\htdocs.
 
Gambar 14Lokasi root folder apache
Sebagai contoh buatlah sebuah folder contoh didalam htdocs tersebut, kemudian untuk mengakses folder tersebut pada browser dengan menuliskan alamat http://localhost/contoh pada addressbar, maka browser akan menampilkan isi dari folder kosong tersebut seperti gambar15 dibawah ini.
Gambar 15
Folder contoh pada root folder

Untuk menambahkan file-file baru atau folder lain cukup buat pada folder htdocs tersebut dan kita sudah dapat mencoba mengakses file-file yang telah dibuat dari browser.



PHP Switch untuk berpindah versi PHP4 dan PHP5
Pembahasan fasilitas ini sengaja dibuat terpisah dari fasiltias2 umum lainnya karena menurut saya fasiltias ini sangat menarik, dan mempermudah kita mencoba kedua versi PHP tersebut dan dapat berpindah-pindah dengan beberapa langkah yang singkat.

Saat proses installasi, XAMPP telah menginstall PHP4 dan PHP5 pada komputer kita, dan untuk berpindah versi PHP tersebut kita dapat memanfaatkan fasilitas PHP Switch yang telah disertakan, untuk mengunakan fasilitas ini kita hanya perlu menjalankan sebuah .BAT file yang telah disertakan pada folder XAMPP terinstall. Berikut langkah-langkah pengunaan PHP Switch ini:

1.       Pastikan anda mematikan terlebih dahulu Apache web server yang sedang aktif, untuk
mematikan service Apache click tombol SCM pada bagian atas XAMPP untuk membuka form daftar Service yang berjalan pada komputer anda
 
Gambar 16
Membuka form service windows
2.       Setelah form daftar windows service terbuka carilah daftar service Apache didalamnya, jika dalam posisi aktif maka klik kanan pada list Apache kemudian pilih STOP pada dropdown menu yang muncul untuk menonaktifkan service apache yang sedang berjalan.

Gambar 17
Menonaktifkan service Apache
3.       Setelah mematikan sementara service apache, maka selanjutnya kita perlu menjalankan file PHP-SWITCH.BAT yang ada folder XAMPP terinstall (secara default terdapat pada form C:\XAMPP\), maka akan muncul dos console seperti gambar 18 dibawah ini.
Gambar 18
PHP SWITCH
4.       Pada pilihan yang ada kita di minta untuk menekan tombol angka 5 pada keyboard jika ingin berpindah dari versi PHP4 ke PHP5, atau menekan tombol X jika ingin membatalkan perpindahan versi PHP. Setelah menentukan pilihan tekan tombol enter makan PHP SWITCH akan melakukan perpindahan versi PHP yang akan digunakan.

5.       Berikutnya setelah selesai menjalankan PHP SWITCH untuk berpindah versi maka langkah selanjutnya adalah menjalankan kembali service Apache yang sebelumnya kita nonktifkan, caranya sama seperti sebelumnya dengan membuka form windows service dari tombol SMC di control panel XAMPP, kemudian klik kanan pada service Apache dan kemudian memilih START dari dropdown menu yang ada, jika Apache sudah dalam posisi aktif pilih tombol RESTART untuk memastikan Apache membaca ulang semua konfigurasi yang telah dilakukan PHP Switch.
Gambar 19Start Apache service
6.       Setelah selesai langkah selanjutnya adalah memeriksa status PHP yang aktif dari pilihan PHPINFO() yang terdapat pada Welcome screen XAMPP melalui browser, jika perpindahan versi berhasil dilakukan maka pada Phpinfo tercatat versi PHP yang berjalan adalah PHP5 seperti gambar 20 dibawah ini.
Gambar 20
Status PHP 5 telah aktif
Untuk berpindah kembali mengunakan PHP4 kita dapat melakukan langkah-langkah yang sama seperti sebelumnyaSetelah mengunakan bantuan XAMPP ini kebutuhan untuk memulai programing web dengan PHP sudah bisa kita lakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajari sintaks-sintaks PHP dan mengembangkannya menjadi aplikasi web base yang kita inginkan.

2.4  Cara Memperkuat Kemanan Pada XAMPP
XAMPP sendiri untuk membuat server yang bisa dibilang mudah untuk membuat server website.Tapi kebanyakan orang menggunakan XAMPP tapi tidak memperkuat kemanannya. Ini bisa menjadi fatal karena saya sendiri pernah melakukan perjalanan ke komputer orang lain lewat browser dengan menggunakan kelemahan XAMPP bisa dibilang kelalaian admin.
Untuk melihat kemanan XAMPP kita bisa dilihat di http://localhost/xampp/status.php dan untuk tips dan tricknya bisa di http://localhost/security/index.php. Nah saya akan share bagaimana memperkuat kemanan pada XAMPP kita agar komputer kita tidak dijelajahi oleh orang lain macam saya :D. Untuk itu silahakan ikuti langkah ini :

Ganti Password MySQL dan PHPMyAdmin
Buka url http://localhost/security/xamppsecurity.php lalu isi password pada MySQL anda sama PHPMyAdmin authentification bisa dipilih

Password Folder XAMPP Anda
Buka http://localhost/security/xamppsecurity.php lalu isi bagian bawah pada XAMPP Directory Protection lalu klik Make Safe the XAMPP directory

Ganti Password FTP
Pada aplikasi XAMPP klik admin di FileZilla lalu klik menu Edit > Users lalu pilih akun anda lalu isi password anda lalu klik OK.Nah dengan memproteksi XAMPP anda projek website anda bisa aman terkendali tanpa adanya serangan - serangan dari pada lamer ato hacker. Tapi kalau mau lebih aman lagi tinggal aktifkan fitur Firewall Windows di Start > Control Panel > Windows Firewall >On (recommended). Itu dia Cara Memperkuat Keamanan Pada XAMPP.

2.5  Fungsinya dari xampp
Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl.Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.




Bab II
Sekilas Tentang MySQL
1. Pendahuluan

 
1.1 Pengenalan Database, DBMS dan RDBMS
Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.Database digunakan untuk menyimpan informasi atau data yang terintegrasi dengan baik di dalam komputer. Untuk mengelola database diperlukan suatu perangkat lunak yang disebut
DBMS (Database Management System).DBMS merupakan suatu system perangkat lunak yang memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan memanipulasi data yang ada. Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar tabel.Di samping RDBMS, terdapat jenis DBMS lain, misalnya Hierarchy DBMS, Object Oriented DBMS, dsb. Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan dalam aplikasi program antara lain :



  • DB2 - http://www-306.ibm.com/software/data/db2/ 
  • Microsoft SQL Server - http://www.microsoft.com/sql/
  •  Oracle - http://www.oracle.com 
  • Sybase - http://www.sybase.com/
  •  Interbase - http://www.borland.com/interbase 
  • Teradata - http://www.teradata.com/ 
  • Firebird - http://www.firebirdsql.org/ 
  • MySQL – http://www.mysql.com 
  • PostgreSQL - http://www.postgresql.org/



Beberapa Istilah Database:
Table
Sebuah tabel merupakan kumpulan data (nilai) yang diorganisasikan ke dalam baris (record) dan kolom (field). Masing-masing kolom memiliki nama yang spesifik dan unik.
Field
Field merupakan kolom dari sebuah table.Field memiliki ukuran type data tertentu yang menentukan bagaimana data nantinya tersimpan.
Record
Field merupakan sebuah kumpulan nilai yang saling terkait.
Key
Key merupakan suatu field yang dapat dijadikan kunci dalam operasi tabel. Dalam konsep database, key memiliki banyak jenis diantaranya Primary Key, Foreign Key, Composite Key, dll.
SQL
SQL atau Structured Query Language merupakan suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database.SQL sering disebut juga sebagai query.




1.2 Hierarki Database
Dalam konsep database, urutan atau hierarki database sangatlah penting.Urutan atau hierarki database digambarkan dalam gambar sbb







1.3MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU GeneralPublic License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. Tidak seperti PHP atau Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius. MySQL dapat didownload di situs resminya, Fitur-fitur MySQL antara lain :
  • ·         Relational Database System. Seperti halnya software database lain yang ada di pasaran, MySQL termasuk RDBMS.
  • ·         Arsitektur Client-Server. MySQL memiliki arsitektur client-server dimana server database MySQL terinstal di server. Client MySQL dapat berada di komputer yang sama dengan server, dan dapat juga di komputer lain yang berkomunikasi dengan server melalui jaringan bahkan internet.
  • ·         Mengenal perintah SQL standar. SQL (Structured Query Language) merupakan suatu bahasa standar yang berlaku di hampir semua software database. MySQL mendukung SQL versi SQL:2003.
  • ·         Mendukung Sub Select. Mulai versi 4.1 MySQL telah mendukung select dalam select (subselect)
  • ·          Mendukung Views. MySQL mendukung views sejak versi 5.0
  • ·          Mendukung Stored Prosedured (SP). MySQL mendukung SP sejak versi 5.0   
  • Mendukung Triggers. MySQL mendukung trigger pada versi 5.0 namun masih terbatas. Pengembang MySQL berjanji akan meningkatkan kemampuan trigger pada versi 5.1.

  • ·     Mendukung replication.
  • ·          Mendukung transaksi.
  • ·          Mendukung foreign key.
  • ·         Tersedia fungsi GIS.
  • ·         Free (bebas didownload)
  • ·         Stabil dan tangguh
  • ·          Fleksibel dengan berbagai pemrograman
  • ·         Security yang baik
  • ·         Dukungan dari banyak komunitas
  • ·          Perkembangan software yang cukup cepat.

1.4 Instalasi MySQL dan Software
·        Instalasi MySQL di Windows
Persiapan
1.       Download Source MySQL di http//www.mysql.com/download ,MySQL versi terakhir saat materi ini dibuat adalah MySQL 5.0.45. SilahkanAnda download versi terakhir tersebut dan simpan di komputer Anda. Padadasarnya, instalasi untuk setiap versi MySQL tidak jauh berbeda.



Proses Instalasi MySQL
1.     Setelah Anda mendapatkan source MySQL, selanjutnya Anda perlu mengekstrak file tersebut ke komputer Anda.



2.     Jalankan file Setup.exe yang ada di dalam folder source MySQL. Lihat gambar berikut ini !





3.     MySQL Setup akan mengekstrak file instalasi MySQL seperti pada gambar berikut ini.



4.     Selanjutnya akan ditampilkan window MySQL Server 5.0 Setup Wizard for MySQL. Klik tombol Next untuk memulai proses instalasi.


5.     Selanjutnya akan ditampilkan pilihan untuk memilih cara instalasi. Pilih Typical jika kita ingin menginstall MySQL yang umumnya digunakan.



6.     Selanjutnya akan ditampilkan window informasi konfigurasi MySQL, yaitu tipe instalasi dan folder tujuan instalasi. Klik Install untuk memulai proses instalasi.





7.     Proses instalasi dimulai.







8.     Selanjutnya ditampilkan window informasi mengenai MySQL Enterprise. Klik Next untuk melanjutkan.





9.     Proses instalasi selesai dan akan ditampilkan seperti pada gambar di bawahini. Jika kita ingin langsung mengkonfigurasikan server MySQL (password, service dll) maka pilihkan checkbox Configure the MySQL Server now dan tekan tombol Finish.


10.  Selanjutnya ditampilkan window MySQL Server Instance Configuration Wizard. Klik Next untuk melanjutkan.



11.  Selanjutnya terdapat pilihan tipe konfigurasi yang diinginkan, Detailed Configuration atau Standard Configuration. Pilih dan klik Next untukmelanjutkan.


12.  Selanjutnya terdapat pilihan tipe server yang diinginkan, Developer, Server, atau Dedicated MySQL Server. Pilih salah satu dan klik Next untukmelanjutkan.



13.  Selanjutnya terdapat pilihan penggunaan database MySQL, untuk Multifunctional, Transactional Only atau Non-Transactional Only. Pilih salah satu dan klik Next untuk melanjutkan.


14.  Selanjutnya terdapat setting-an InnoDB Tablespace Settings dimana diminta memilih tempat untuk tablespace InnoDB. Klik Next untuk melanjutkan.

15.  Selanjutnya terdapat pilihan perkiraan seberapa besar koneksi user ke server. Pilih salah satu dan klik Next untuk melanjutkan


16.  Selanjutnya terdapat window untuk memilih nomor PORT yang digunakan untuk MySQL. Next untuk melanjutkan.



17.  Selanjutnya terdapat pilihan nama service MySQL yang akan digunakan oleh Windows. Pilih salah satu dan klik Next untuk melanjutkan.


18.  Selanjutnya diminta memodifikasi security. Pilih password untuk root (user tertinggi di MySQL) dan klik Next untuk melanjutkan.


19.  Proses konfigurasi selesai dan klik Execute untuk menyimpan konfigurasi dan menjalankan servis MySQL.


1.5 Koneksi ke Server MySQL dengan MySQL Client
MySQL menyediakan tools untuk melakukan koneksi ke server MySQL, yaitu MySQL Command-Line Client. Tools tersebut dapat diakses dari menu Start > AllPrograms > MySQL > MySQL Server 5> MySQL Command Line Client. Tampilannya kurang lebih tampak pada gambar berikut ini:



Untuk melakukan koneksi ke server MySQL, Anda cukup mengetikkan password koneksi MySQL. Password ini didefinisikan pada saat proses instalasi. Jika passwordnya benar, maka akan ditampilkan window sbb :


Setelah koneksi ke server MySQL berhasil dilakukan, maka akan ditampilkan prompt mysql>seperti pada gambar 12.14. Query atau perintah-perintah MySQL dapat dituliskan pada prompt MySQL ini. Akhiri setiap query dengan titik-koma (;). Selanjutnya untuk keluar dari server MySQL dapat dilakukan dengan mengetikkan perintah quit atau \q pada prompt mysql>.

Berbagai MySQL Client untuk Administrasi Server MySQL
Berikut ini beberapa tools yang biasa digunakan dalam mempermudah administrasi server MySQL. Tools berikut ini hanya digunakan untu mempermudah administrasi MySQL, jadi tidak harus digunakan.

                 1.       MySQL Command Line Client
       MySQL Command Line Client merupakan tools default MySQL yang sudah disertakan dalam file instalasi MySQL.     Aplikasi ini dapat digunakan untukmelakukan koneksi ke MySQL melalui text-based mod


2. MySQL-Front MySQL-Front merupakan front-end MySQL berbasis Windows yang cukup banyak digunakan. MySQL-Front memiliki user interface yang cukup mudah digunakan, bahkan oleh user pemula. Pada awalnya MySQL-Front merupakan software yang free, namun mulai versi 3.0 ke atas, software ini menjadi software yang bersifat shareware dengan masa percobaan selama 30 hari. Jika Anda ingin mencoba software ini, cobalah MySQL-Front versi 2.5 karena selain masih bebas untuk didownload, versi 2.5 cukup stabil dan sudah teruji. Situs resmi MySQL-Front beralamat di


             3.       PHPMyAdmin
    PHPMyAdmin merupakan front-end MySQL berbasis web.PHPMyAdmin dibuat dengan menggunakan PHP. Saat ini,   PHPMyAdmin banyak digunakan dalam MySQL 5 : Dari Pemula Hingga Mahir versi 1.0 (Januari 2010)Achmad Solichin (http://achmatim.net, achmatim@gmail.com) Halaman 23 hampir semua penyedia hosting yang ada di internet. PHPMyAdmin mendukung berbagai fitur administrasi MySQL termasuk manipulasi database, tabel, index dan juga dapat mengeksport data ke dalam berbagai format data. PHPMyAdmin juga tersedia dalam 50 bahasa lebih, termasuk bahas  Indonesia. PHPMyAdmin dapat didownload secara gratis di http://www.phpmyadmin.net




           4.     SQLYog
SQLYog merupakan salah satu front-end MySQL yang cukup populer saat ini.Dengan dukungan fitur yang cukup banyak dan lengkap, SQL Yog tersedia versi commercial dan community (free). SQLYog dapat didownload di situsnya http://www.webyog.com






 MySQL Administrator dan MySQL Query Browser
MySQL Administrator dan MySQL Query Browser merupakan tools administrasi database MySQL yang tersedia di situs resmi MySQL (http://www.mysql.com). Keduanya dapat didownload di alamat http://www.mysql.com/products/tools/.

Beberapa fitur MySQL Administrator, antara lain:
Administrasi user.
Halaman monitoring server.
Optimatisasi MySQL
Informasi umum keadaan server
Status replication.
Cross-platform.

Beberapa fitur MySQL Query Browser, antara lain:
Tampilan dan menu yang mudah (user-friendly).
Mendukung beberapa window hasil (result preview) sekaligus.
Kemudahan dalam menulis query dengan visual tools.
Manipulasi database.
Membuat dan manipulasi tabel.
SQL statements debugging.


 

2.Pembahasan
2.1 Dasar-dasar MySQL
Merancang database merupakan hal yang pertama kali harus dilakukansebelum membuat suatu aplikasi berbasis database. Rancangan database yang baik akan menentukan seberapa baik sebuah aplikasi dibangun. Orang yang bertanggung jawab dalam merancang database biasanya disebut sebagai seorang sistem analis.Berikut ini contoh sederhana sebuah rancangan database dalam pada Sistem Pemesanan Barang (ordering system).Rancangan database disajikan dalam bentuk class diagram.
2.2Tipe-tipe Tabel MySQL
Salah satu kelebihan dari MySQL adalah Anda dapat mendefinisikan tipe untuk tiap tabel. MySQL mendukung beberapa tipe tabel, tergantung konfigurasi saat proses instalasi MySQL. MySQL memiliki 3 (tiga) tipe data utama, yaitu MyISAM, InnoDB dan HEAP.
Jika kita tidak menyebutkan tipe tabel saat membuat tabel, maka tipe table otomatis akan dibuat sesuai konfigurasi default server MySQL. Hal ini ditentukan oleh variabel default-table-type di file konfigurasi MySQL.

MyISAM
Tipe tabel MyISAM merupakan tipe tabel yang sederhana, stabil dan mudah digunakan. Jika kita akan menyimpan data sederhana yang tidak terlalu rumit, maka gunakanlah tipe tabel ini. Kelebihan utama MyISAM adalah kecepatan dan kestabilannya. Jika kita memilih tipe tabel MyISAM, maka MySQL secara otomatis akan menentukan salah satu dari tiga jenis tabel MyISAM, yaitu :

a.       MyISAM static. Jenis ini digunakan ketika semua kolom dalam table didefinisikan dengan ukuran yang pasti (fixed). Dengan kata lain, tidak ada kolom yang memiliki tipe seperti VARCHAR, TEXT dan BLOB. Karena sifatnya yang fixed, maka jenis ini akan lebih cepat, aman dan stabil.

b.      MyISAM dymanic. Jenis ini digunakan ketika terdapat kolom dengan tipe yang dinamis, seperti tipe kolom VARCHAR. Keuntungan utama dari jenis ini adalah ukuran yang dinamis. Jadi sifatnya lebih efektif karena ukuran data (file) menyesuaikan isi dari masing-masing kolom (field).

c.       MyISAM Compressed. Kedua jenis MyISAM, static dan dynamic dapat dikompresi menjadi satu jenis yaitu MyISAM Compressed dengan perintah myisamchk. Tentunya hasilnya lebih kecil dari segi ukuran. Tabel yang terkompresi tidak dapat dikenakan operasi seperti INSERT, UPDATE dan DELETE.
InnoDB
Tipe tabel InnoDB merupakan tipe tabel MySQL yang mendukung proses transaksi. Tipe ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
a. Mendukung transaksi antar tabel.
b. Mendukung row-level-locking.
c. Mendukung Foreign-Key Constraints.
d. Crash recovery.

HEAP
Tabel dengan tipe HEAP tidak menyimpan datanya di hardisk, tetapimenyimpan di RAM (memori). Tipe tabel ini biasanya digunakan sebagai table sementara (temporary). Tabel secara otomatis akan dihapus (hilang) dari MySQL saat koneksi ke server diputus atau server MySQL dimatikan.

2.3 Tipe Tabel yang Lain
Selain 3 (tiga) tipe tabel diatas, yaitu MyISAM, InnoDB dan HEAP, MySQL juga mendukung tipe tabel yang lain, yaitu:
a.       BDB. Tipe tabel ini mirip tipe tabel InnoDB, namun penggunaannya belum maksimal.
b.      Archieve. Tipe ini tersedia sejak MySQL versi 4.1. Tipe ini digunakan untuk menyimpan tabel yang terkompresi, dimana biasanya digunakan dalam proses backup.
c.       CSV. Tipe ini digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk file text yang dibatasi dengan koma (delimiter). Tipe ini tersedia sejak MySQL versi 4.1.
d.      NDB Table (MySQL Cluster). Tersedia sejak MySQL versi 4.1.
e.      Federated (External Tables). Tipe ini tersedia sejak MySQL versi 5.0.

2.4 Tipe-tipe Field (Kolom) MySQL
MySQL memiliki cukup banyak tipe data untuk field (kolom) tabel. Tipe field (kolom) ini menentukan besar kecilnya ukuran suatu tabel. Tipe field di MySQL setidaknya terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu numerik, string, date-andtime, dan kelompok himpunan (set dan enum). Masing-masing tipe field memiliki batasan lebar dan ukurannya.

Tipe Numeric
Tipe data numerik digunakan untuk menyimpan data numeric (angka).Ciri utama data numeric adalah suatu data yang memungkinkan untuk dikenai operasi aritmatika seperti pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe
numerik:
1. TINYINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan : -128 s/d 127
Ukuran : 1 byte (8 bit).
2. SMALLINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan : -32.768 s/d 32.767
Ukuran : 2 byte (16 bit).

3. MEDIUMINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan : -8.388.608 s/d 8.388.607
Ukuran : 3 byte (24 bit).

4. INT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan : -2.147.483.648 s/d 2.147.483.647
Ukuran : 4 byte (32 bit).

5. BIGINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan : ± 9,22 x 1018
Ukuran : 8 byte (64 bit).

6. FLOAT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif presisi tunggal.
Jangkauan : -3.402823466E+38 s/d -1.175494351E-38, 0, dan 1.175494351E-38 s/d 3.402823466E+38.
Ukuran : 4 byte (32 bit).

7. DOUBLE
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif presisi ganda.
Jangkauan : -1.79...E+308 s/d -2.22...E-308, 0, dan 2.22...E-308 s/d 1.79...E+308.
Ukuran : 8 byte (64 bit).

8. REAL
Merupakan sinonim dari DOUBLE.

9. DECIMAL
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif.
Jangkauan : -1.79...E+308 s/d -2.22...E-308, 0, dan 2.22...E-308 s/d 1.79...E+308.
Ukuran : 8 byte (64 bit).

10. NUMERIC
Merupakan sinonim dari DECIMAL.


2.5 Tipe Date dan Time
Tipe data date dan time digunakan untuk menyimpan data tanggal dan waktu. Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe date dan time:

11. DATE
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tanggal.
Jangkauan : 1000-01-01 s/d 9999-12-31 (YYYY-MM-DD)
Ukuran : 3 byte.

12. TIME
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data waktu.
Jangkauan : -838:59:59 s/d +838:59:59 (HH:MM:SS)
Ukuran : 3 byte.

13. DATETIME
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tanggal dan waktu.
Jangkauan : '1000-01-01 00:00:00' s/d '9999-12-31 23:59:59'
Ukuran : 8 byte.

14. YEAR
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tahun dari tanggal.
Jangkauan : 1900 s/d 2155
Ukuran : 1 byte.

2.6 Tipe String (Text)
Tipe data string digunakan untuk menyimpan data string (text). Ciri utama data string adalah suatu data yang memungkinkan untuk dikenai operasi aritmatika seperti pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe string:

15. CHAR
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data string ukuran tetap.
Jangkauan : 0 s/d 255 karakter

16. VARCHAR
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data string ukuran dinamis.
Jangkauan : 0 s/d 255 karakter (versi 4.1), 0 s/d 65.535 (versi 5.0.3)

17. TINYTEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan : 0 s/d 255 karakter (versi 4.1), 0 s/d 65.535 (versi 5.0.3)

18. TEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan : 0 s/d 65.535 (216 - 1) karakter



19. MEDIUMTEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan : 0 s/d 224 - 1 karakter

20. LONGTEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan : 0 s/d 232 - 1 karakter

2.7 Tipe BLOB (Biner)
Tipe data blob digunakan untuk menyimpan data biner. Tipe ini biasanya digunakan untuk menyimpan kode-kode biner dari suatu file atau object. BLOB MySQL 5 : Dari Pemula Hingga Mahir versi 1.0 (Januari 2010) merupakan singkatan dari Binary Large Object. Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe blob:

21. BIT (sejak versi 5.0.3)
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan : 64 digit biner

22. TINYBLOB
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan : 255 byte

23. BLOB
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan : 216 - 1 byte

24. MEDIUMBLOB
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan : 224 - 1 byte

25. LONGBLOB
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan : 232 - 1 byte

Tipe Data yang Lain
Selain tipe data di atas, MySQL juga menyediakan tipe data yang lain. Tipe data di MySQL mungkin akan terus bertambah seiring dengan perkembangan versi MySQL. Berikut ini beberapa tipe data tambahan MySQL:

26. ENUM
Penggunaan : enumerasi (kumpulan data).
Jangkauan : sampai dengan 65535 string.

27. SET
Penggunaan : combination (himpunan data).
Jangkauan : sampai dengan 255 string anggotas.

2.8Merancang Database yang Baik
Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa rancangan database menentukan suatu aplikasi efektif atau tidak, efisien atau tidak, baik atau tidak.Pembahasan mengenai bagaimana merancang database yang baik tentunya sangat panjang.Kita dapat mencari referensi terkait dengan perancangan database.

Beberapa Aturan Merancang Database yang Baik.
a.       Tabel dalam database tidak boleh mengandung record (data) ganda, atau dengan kata lain tidak boleh ada redudancy data. Jika terdapat data yang sama, maka perlu dilihat kembali rancangan tabelnya.
b.      Setiap tabel dalam database, harus memiliki field (kolom) yang unik. Field ini disebut sebagai Primary Key.
c.       Tabel harus sudah normal.
d.      Besar atau ukuran database hendaknya dibuat seminimal mungkin. Hal ini ditentukan oleh pemilihan tipe data yang tepat.
e.      Merancang database hendaknya memperhatikan apakah rancangan dapat menampung data (record) sesuai yang dibutuhkan oleh aplikasi.

Tips Penamaan Identifier.
a.       Penamaan identifier (database, tabel, kolom) di MySQL bersifat casesensitive. Penamaan identifier hendaknya konsisten untuk semua tabel dalam suatu database. Kita dapat menggunakan model lower-case, UPPER-CASE, camelCase dll.
b.      Nama database, tabel dan kolom maksimal 64 karakter.
c.       Hindari penggunaan karakter khusus, seperti üàû, karena bisa bermasalah dalam sistem operasi yang lain.
d.      Pilih nama untuk field (kolom) yang mencerminkan isi dari data yang disimpan.

2.9Dasar-dasar SQL
SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language. SQL atau juga sering disebut sebagai query merupakan suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database. SQL dikenalkan pertama kali dalam IBM pada tahun 1970 dan sebuah standar ISO dan ANSII ditetapkan untuk SQL.Standar ini tidak tergantung pada mesin yang digunakan (IBM, Microsoft atau Oracle).Hampir semua software database mengenal atau mengerti SQL. Jadi, perintah SQL pada semua software database hampir sama.
Terdapat 3 (tiga) jenis perintah SQL, yaitu :
1.       DDL atau Data Definition Language
DDL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pendefinisian suatu struktur database, dalam hal ini database dan table. Beberapa perintah dasar yang termasuk DDL ini antara lain :
�� CREATE
�� ALTER
�� RENAME
�� DROP

2.       DML atau Data Manipulation Language
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :
�� SELECT
�� INSERT
�� UPDATE
�� DELETE
3.       DCL atau Data Control Language
DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi user dan hak akses (priviledges). Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain :
�� GRANT
�� REVOKE




Bab III
Penggunaan database di lapangan kerja (Bank)
 Database sangat di perlukan bagi suatu perusahaan guna mempermudah proses pendataan,pada umumnya di buat relasi untuk setiap database tersebut,  berikut akan saya bahas penggunaan database relation  dalam sebuah BANK :

1.       Buatlah nama database “bank”, lalu klik Create.

2.       Buatlah nama masing-masing tabel. Untuk tabel yang pertama nama tabel “nasabah” dengan isi field 3.Klik Go.


3.        Klik pada tab “Insert”, masukkan nama field sesuai gambar berikut, untuk Primary Key pada fieldid_nasabah.

4.       Klik pada tab “Structure”, untuk tabel nasabah sudah terbentuk dan Primary Key pada id_nasabah.

5.       Klik pada database “bank”, dan buat nama tabel kedua yaitu rekening dengan isi field 4. Lalu kik Go. Masukkan isi nama field sesuai gambar berikut:




6.       Setelah terbentuk pada tab “Structure”, klik pada field id_nasabah dan k ode_cabang, kemudian klik icon Primary Key yang terletak di bawahnya.

7.       Klik nama database “bank”, dan buat nama tabel yang ketiga yaitu “cabang” dengan isi field 3. Klik Go. Lalu Masukkan nama isi field sesuai gambar berikut dengan Primary Key pada filed kode_cabang.

8.       Klik pada tab “Structure”, untuk tabel cabang sudah terbentuk dan Primary Key pada kode_cabang.

9.       Klik pada nama tabel “nasabah”, masukkan isi data di bawah ini pada tab SQL lalu klik Go.
- Buat query SQL
INSERT INTO nasabah (id_nasabah, nama_nasabah, alamat_nasabah) VALUES
('AA001','Rudi','Jl. Sepat'),('AB002','Yuni','Jl. Baung'),('CC003','Hani','Jl. Gurame'),
('CD004','Kiki','Jl. Nila'),('DD005','Lala','Jl. Mujair');Tampilan seperti berikutKlik pada tab “Browse”.:

10.   Klik pada nama tabel “rekening”, masukkan isi data di bawah ini pada tab SQL lalu klik Go.
- Buat query SQL
INSERT INTO rekening (id_nasabah, nomor_rekening, saldo, kode_cabang) VALUES
('AA001','001000123','20000000','A123'),('AB002','002000123','5000000','B123'),
('CC003','003000123','75000000','C123'),('CD004','004000123','20000000','D123'),
('DD005','005000123','1500000','E123');  Tampilan seperti berikut Klik pada tab “Browse”.

11.   Klik pada nama tabel “cabang”, masukkan isi data di bawah ini pada tab SQL lalu klik Go.
- Buat query SQl
INSERT INTO cabang (kode_cabang, nama_cabang, kota) VALUES
('A123','JKT01','Jakarta Pusat'),('B123','JKT02','Jakarta Selatan'),
('C123','BD001','Bandung'),('D123','SBY01','Surabaya'),
('E123','DPK01','Depok'); Tampilan sebagai berikut:  Klik pada tab “Browse”.

12.   Klik pada nama database “bank”, kemudian klik pada tab “Designer”. Hubungkan masing-masing table Untuk membuat relasi Gunakan “Create relation”. Klik pad tabel nasabah ke tabel rekening dan klikpada tabel cabang ke tabel rekening. Tampilan sebagai berikut:

  •   Tampilkan id_nasabah, nama_nasabah dan saldo.
- Tentukan tabel mana saja yang dibutuhkan.
Untuk menampilkan id_nasabah dan nama_nasabah kita membutuhkan table nasabah.Sedangkan untuk menampilkan saldo kita membutuhkan table rekening. Jadi kita akan menggunakan 2 tabeltersebut.
- Perhatikan relasi dari table tersebut. Tabel nasabah dan rekening dihubungkan oleh atribut id_nasabah.
- Buat query SQL
SELECT nasabah.id_nasabah, nasabah.nama_nasabah, rekening.saldo
FROM nasabah, rekening
WHERE nasabah.id_nasabah=rekening.id_nasabah;
  • Tampilkan nomor_rekening dan nama_cabang.
- Buat query SQL
SELECT rekening.nomor_rekening, cabang.nama_cabang
FROM rekening, cabang
WHERE rekening.kode_cabang=cabang.kode_cabang;

  • Tampilkan nama_nasabah, alamat_nasabah, dan nomor_rekening.
- Buat query SQL
SELECT nasabah.nama_nasabah, nasabah.alamat_nasabah, rekening.nomor_rekening
FROM nasabah, rekening
WHERE nasabah.id_nasabah=rekening.id_nasabah;
  •  Tampilkan nomor_rekening dan kota.
- Buat query SQL
SELECT rekening.nomor_rekening, cabang.kota
FROM rekening, cabang
WHERE rekening.kode_cabang=cabang.kode_cabang;





Penutup
               
Seperti penjelasan diatas mengenai system basis data, kita dapat melihat bahwa basis data sangat di perlukan bagi suatu perusahaan. Dengan adanya system basis data perusahaan akan terbantu dalam penyediaan data sekaligus me-manag data, oleh karena itupenulis membuat makalah ini guna memperkenalkan sekaligus menambah wawasan tentang basis data,serta  guna melengkapi  nilai tugas akhir semester mata kuliah System Basidata.
Puji syukur penulis panjatkan atas rahmat dan karunia yang ALLAH SWT berikan kepada kita semua, dan terima kasih umumnya kepada kerabat-kerabat yang membantu untuk sharing ilmu mengenai basis data, dan khususnya kepada orang tua penulis yang telah mensuport, serta Dosen bersangkutan yang telah membagi ilmunya kepada kita semua, sehingga dapat terselesaikannya makalah ini.
Akhir kata penulis mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan ataupun kesalahan dalam pembuatan makalah ini, Semuga makalah ini dapat berguna dalam pembelajaran system basis data.
Wasalamu alaikum wa rahmatullohi wa barokatu.

Penulis,
EKO PRASETYO






Daftar pustaka

Achmad Solichin. 2005. Pemrograman Web dengan PHP dan MySQL. Jakarta.
Allen G. Tailor. 2003. SQL For Dummies, 5th Edition. Wiley Publishing, Inc.
Charler A. Bell. 2007. Expert MySQL. Apress Publishing: New York.
Derek J. Balling, Jeremy Zawodny. 2004. High Performance MySQL. O’Reilly
Publishing.
MySQL.Situs MySQL.http://mysql.com. diakses 29 Januari 2010




TENTANG PENULIS
EKO PRASETYO,Lahir pada 1 desember 1989 di Bandung.adalah mahasiswa UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI semester genap saat ini sedang menempuh pendidikan S1 Tekhnik Informatika, bertempat tinggal di Jl. Jati padang Jakarta selatan, kegiatan sehari – hari adalah berkerja sebagai staff di salah satu perusahaan swasta di Grand Indonesia  Jakarta pusat. Penulis dapat dihubungi melalui email di prash.kyasuke@gmail.com, Facebook http://www.facebook.com/kyasuke.ueko
Blog  yang dikembangkan oleh penulis:
��http://lifeopensourch.blogspot.com

1 komentar:

  1. kita juga punya nih jurnal mengenai mysql, silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/4675/1/DOKUMEN%20PRESENTASI.pdf
    semoga bermanfaat yaa :)

    BalasHapus